Kamis, 25 Desember 2008

PERSIAPAN MEMBANGKITKAN KUNDALINI

PERSIAPAN MEMBANGKITKAN KUNDALINI

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, mereka yang ingin membangkitkan Kundalininya dapat melakukan berbagai Persiapan untuk mengantisipasi masalah. Persiapan fisik, mental, emosional, dan spiritual yang balk akan membersihkan tubuh fisik dan eterik. Dengan demikian, kebangkitan dan proses pembersihan oleh Kundalini akan berjalan dengan lebih mudah.

I. Persiapan Fisik

Proses Kundalini berhubungan eras dengan spiritualitas. Tetapi, persiapan yang harus dilakukan sebelum membangkitkan Kundalini tidak cukup sekadar persiapan secara spiritual saja. Walaupun cukup banyak orang yang beranggapan bahwa untuk mengembangkan kemampuan spiritual secara maksimal, seseorang harus memperlemah tubuh fisiknya, hal ini tidaklah benar. Dengan memperlemah tubuh fisik peningkatan spiritual yang dapat diperoleh amat terbatas. Harus ada keseimbangan fisik, mental, dan spiritual yang balk untuk mencapai hasil yang semaksimal mungkin. Tubuh yang lemah, emosi yang labil, atau mental yang terganggu akan membatasi pertumbuhan spiritual.

Persiapan fisik untuk proses kebangkitan dan pembersihan Kundalini tidak membutuhkan latihan maupun teknik khusus. Selama kebutuhan tubuh fisik untuk tetap sehat dapat dipenuhi dengan melakukan olahraga secara rutIn, maka tidak ada persiapan fisik tambahan yang harus dilakukan. Yang harus diingat hanyalah bahwa olahraga yang dilakukan harus melibatkan seluruh anggota tubuh. Saar gerakan-gerakan olahraga dilakukan pada bagian tubuh tertentu, bagian tubuh tersebut akan mengeluarkan energi-energi negatif dan menggantinya dengan energi baru yang positif. Olahraga yang teratur yang melibatkan seluruh anggota tubuh secara seimbang akan menjaga tubuh tetap sehat.
2. Persiapan Mental dan Emosional

Persiapan juga harus mencakup persiapan mental dan emosional. Seseorang yang tidak mempunyai persiapan mental dan emosional yang balk akan dihinggapi oleh berbagai masalah saat proses pembersihan oleh tenaga Kundalini terjadi. Dipercaya bahwa Kundalini mempunyai kesadaran sendiri. Apabila orang yang bersangkutan terguncang secara mental ataupun emosional akibat kebangkitan ataupun proses pembersihannya, maka proses akan dihentikan oleh Kundalini.

Untuk persiapan mental, sudah tentu pemahaman atas seluruh isi buku ini sangat penting! Harus diketahui bahwa proses pembersihan berjalan tidak sama pada diri setiap orang. Pada beberapa orang, proses pembersihan berjalan dengan amat lembut tanpa menimbulkan sensasi-sensasi khusus. Tetapi, pada yang lain, proses pembersihan mungkin berjalan cukup sulit. Proses pembersihan mungkin menimbulkan rasa gatal, nyeri, sakit, dan sebagainya secara nyata. Dengan mengetahui bahwa masalah seperti ini adalah hal biasa, maka kekhawatiran dan rasa takut tidak akan timbul.

Selain buku ini, disarankan juga untuk membaca buku-buku spiritual lainnya, khususnya yang berkaitan dengan cinta kasih terhadap selama, penerangan, dan reinkarnasi. Setelah berhasil membangkitkan Kundalini, disarankan untuk dapat berkomunikasi secara tetap dengan rekan-rekan lain yang juga telah terbangkit Kundalininya dan dalam proses pembersihan. Dengan demikian, hal-hal yang masih belum jelas dapat didiskusikan bersama-sama. Pembaca juga dapat menghubungi penulis untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan melalui internet di: ieffendi@hotmail.com

3. Persiapan Spiritual

Sudah pasti persiapan spiritual adalah sesuatu yang penting yang tidak boleh dilewatkan. Dalam persiapan ini, lapisan-lapisan tubuh lainnya harus dibersihkan (lihat BAB VI untuk uraian yang lebih lengkap). Walaupun ada banyak sekali teknik yang dapat dilakukan untuk pembersihan lapisan-lapisan tubuh, berikut adalah beberapa hal yang dianggap paling praktisi :
• Berdoa secara teratur menurut kepercayaan masing-masing.
• Mandi dengan air garam.
• Membersihkan tulang punggung.


3. 1. Berdoa secara Teratur

Berdoa secara teratur menurut kepercayaan masing-masing Akan mendekatkan seseorang kepada Tuhan. Dengan menjadi dekat kepada Tuhan, maka cahaya Ilahi dari Tuhan Akan membersihkan berbagai lapisan tubuh dengan mudah.


3.2. Mandi dengan Air Garam

Dari hasil penyelidikan para ahli, garam mampu mengikat energi-energi negatif Limbah nukir yang mengandung energi negatif yang paling berbahaya pun disimpan di dalam garam. Saar mandi dengan air garam, energi negatif yang ada di sekeliling dan di dalam berbagai lapisan tubuh akan larut dan diserap oleh air garam. Disarankan untuk mandi berendam selama 20 menit dengan air garam sekurang-kurangnya sekali dalam seminggu. Melakukannya lebih lama dan lebih wring akan memberikan hasil yang lebih balk.

Hasil yang terbaik dapat diperoleh dengan merendam seluruh tubuh semaksimal mungkin di dalam air garam. Bagi yang tinggal di tepi pantai, hal ini dapat dilakukan dengan mudah sambil berenang di laut. Tetapi, bagi yang tinggal jauh dari pantai, dibutuhkan sedikit persiapan agar dapat berendam dalam air garam. Bagi yang mempunyai sebuah bak mandi, larutkanlah 2-4 kg garam ke dalam air mandi. Sebaiknya dipergunakan air hangat agar dapat berendam lebih enak. Pergunakanlah garam kristal, karena garam ini lebih bersih dan tidak lengket ditubuh (apabila tidak ada garam kristal, garam dapur juga dapat digunakan). Setelah garam dilarutkan, usahakanlah untuk dapat berendam minimal selama 20 menit. Usahakanlah agar seluruh bagian tubuh seperti wajah dan kepala dapat dibasahi dengan air garam walaupun tidak ikut direndam. Setelah selesai berendam, mandilah dengan air biasa. Dengan demikian tidak ada lagi sisa garam yang tertinggal pada tubuh.

Bagi yang tidak mempunyai bak mandi atau bak lain untuk berendam, maka berendam dengan air garam tidak mungkin dilakukan. Dalam kasus ini, tubuh cukup disirami dengan air garam. Larutkanlah 1/4 kg garam dalam sebuah ember. Siramkanlah air garam tersebut ke tubuh perlahanlahan agar air garam menyentuh seluruh tubuh semaksimal mungkin. Setelah air garam habis, selanjutnya dapat dipergunakan air biasa untuk mandi seperti biasa.


3.3. Membersihkan Tulang Punggung

Untuk latihan ini, dibutuhkan teknik visualisasi (memproyeksikan pikiran). Bayangkanlah bahwa saat menarik nafas, cahaya putih yang terang benderang ditarik masuk ke paru-paru, turun ke bawah ke perut, ke kelamin, terus ketulang ekor. Saat mengeluarkan nafas, bayangkanlah cahaya tersebut naik melalui tulang punggung ke kepala bagian belakang, ke puncak kepala, turun ke wajah, dan keluar dari hidung. Cahaya ini menyeret seluruh kotoran yang ada dalam tubuh dan mengeluarkannya dari rongga hidung saat menghembuskan nafas. Lakukanlah latihan ini untuk 36 siklus setiap kalinya, minimum sekali sehari. Dengan melakukan latihan pernafasan ini, sushumna dalam tulang punggung dibersihkan. Pembersihan sushumna akan mempermudah proses kebangkitan dan pembersihan Kundalini.

3.4. Membersihkan Cakra

Cakra sebagai pusat energi amat penting dalam proses pembersihan dengan tenaga Kundalini. Cakra berfungsi sebagai pintu keluar-masuknya energi eterik dari berbagai lapisan tubuh. Dalam proses pembersihan oleh tenaga Kundalini, hambatan-hambatan dan energi negatif akan dikeluarkan melalui cakra. Setelah hambatan dan energi negatif keluar, ruang yang kosong harus diganti dengan energi positif yang ditarik masuk melalui cakra. Padahal, sebagian cakra pada kebanyakan orang masih tertutup sehingga tidak memungkinkan hambatan atau energi negatif untuk keluar dan energi positif untuk masuk. Oleh karena itu, seluruh cakra harus dibersihkan agar dapat berfungsi dengan balk.

Walaupun pada tubuh terdapat banyak cakra, perhatian harus ditujukan pada 7 cakra utama (lihat Gambar 1 dan 2). Dengan bersih dan terbukanya ketujuh cakra utama, cakra-cakra lain akan ikut terbuka juga. Untuk membersihkan ketujuh cakra utama, lakukan kegiatan berikut:

• Tariklah nafas melalui hidung secara perlahan dan dalam. Tariklah nafas hingga memenuhi paru-paru tanpa memaksakan diri. Hembuskan nafas melalui mulut seakan-akan meniupkannya melalui sebuah sedotan. Saat mengeluarkan nafas, bayangkanlah bahwa seluruh ketegangan dihembuskan ke luar dari tubuh sehingga seluruh tubuh menjadi santai dan tenang.
• Lakukanlah langkah di atas tiga kali. Setelahnya, tidak perlu memikirkan mengenai nafas.
• Cakra utama pertama, yaitu cakra dasar, terletak di ujung tulang ekor. Cakra ini adalah pusat vitalitas, keinginan untuk hidup dan tubuh fisik. Bayangkan cahaya berwarna merah menyala memasuki cakra dasar, memenuhi seluruh anggota tubuh di sekitarnya, turun ke paha memenuhi kedua paha, memasuki dan memenuhi lutut, turun ke kaki sampai ke jari-jari kaki dan memenuhi seluruh kaki. Sambil turun, cahaya merah tersebut membawa seluruh energi negatif yang ada pada bagian tubuhnya dan membuangnya melalui telapak kaki. Tariklah lebih banyak cahaya merah sehingga seluruh jalur tadi menjadi terang dan mendorong seluruh energi negatif keluar melalui telapak kaki secara tuntas.
• Janganlah melakukan apa pun selama 5 detik.
• Sekarang, beralih ke cakra yang kedua, cakra seks, yang dikenal juga sebagai pusat tubuh emosi, di mana semua perasaan diproses. Bayangkan cahaya bewarna orange masuk ke cakra yang terletak di alat kelamin. Cahaya masuk terns-menerus memenuhi seluruh alat kelamin dan alat reproduksi. Cahaya bergerak ke arah atas, ke paru-paru dan jantung. Bayangkan seluruh bagian tubuh yang dipenuhi oleh cahaya ini bersinar oleh cahaya orange. Sekarang, cahaya tersebut keluar dari cakra jantung dengan membawa seluruh energi dan perasaan negatif yang ada.
• Janganlah melakukan apa pun selama 5 detik.
• Cakra ketiga yang diasosiasikan dengan tubuh mental mengontrol seluruh pikiran, pendapat, dan penilaian terletak di pusar. Sekarang, bayangkan cahaya berwarna kuning memasuki pusar, memenuhi seluruh organ-organ di perut dan rongga perut. Cahaya tersebut membuat seluruh organ dan sel menjadi lebih sehat. Lalu, bawalah cahaya kuning ke bagian atas tubuh ke cakra jantung dengan mengeluarkan seluruh energi dan emosi negatif dari bagian perut.
• Janganlah melakukan apa pun selama 5 detik.
• Cakra jantung sebagai cakra keempat juga dikenal sebagai pusat tubuh intuisi. Cakra ini adalah pusat dari seluruh cinta kasih, kasih sayang, dan seluruh perasaan yang positif dan halus. Untuk cakra ini, dapat dipergunakan warna hijau muda atau merah muda. Hijau muda berfungsi untuk pengobatan, sedangkan merah muda untuk cinta kasih. Cahaya hijau muda atau merah muda dapat digunakan secara bergantian pada latihan yang berbeda. Untuk beberapa latihan pertama dianjurkan untuk menggunakan warna hijau muda yang akan menyembuhkan semua trauma atau emosi negatif yang terpendam. Bayangkanlah cahaya berwarna hijau muda yang menyembuhkan memasuki cakra jantung. Cahaya penyembuhan ini memenuhi seluruh rongga dada dan memasuki paru-paru dan Jantung. Cahaya ini masuk terns-menerus memenuhi bahu, Langan, sampai ke jari-jari. Cahaya ini turun ke bawah memenuhi seluruh tubuh sampai ke jari kaki, dan ke atas ke tenggorokan memenuhi leher, dan ke kepala memenuhi seluruh rongga kepala dan otak. Pastikan bahwa cahaya ini memasuki seluruh bagian kepala, seperti gusi atas, gusi bawah, gigi, telinga, sisi kiri dan kanan kepala, dan sebagainya sambil mendorong seluruh energi negatif keluar dari seluruh pori-pori tubuh. Cahaya hijau muda ini menyembuhkan seluruh organ dan sel yang ada di tubuh dan lapisanlapisan tubuh lainnya.
• Janganlah melakukan apa pun selama 5 detik.
• Sekarang, proses pembersihan sampai pada cakra kelima. Cakra ini adalah pusat dari tubuh atma yang terletak di tenggorokan di lokasi pita suara. Cahaya berwarna biru laut memasuki dan memenuhi tenggorokan, turun ke dada dan memenuhi dada dan jantung. Jantung dan tenggorokan sekarang terhubung langsung dengan cahaya berwarna biru laut. Dengan adanya hubungan ini, seluruh hambatan antara tenggorokan dan jantung dihilangkan. Seluruh perasaan yang ada akan dapat diekspresikan dengan lebih mudah melalui kata-kata.
• Janganlah melakukan apa pun selama 5 detik.
• Cakra keenam, adalah pusat energi yang terletak di antara kedua alis mata. Cakra ini Bering juga disebut sebagai mata ketiga, yang merupakan pusat dari tubuh cahaya (tubuh monad). Bayangkan cahaya berwarna lembayung muda memasuki cakra mata ketiga, terus ke dalam kepala. Cahaya ini memenuhi kepala dan otak, menerangi pikiran dan roh. Cahaya ini turun ke tenggorokan dan memenuhi dada sambil membawa energi spiritual ke cakra jantung
• Janganlah melakukan apa pun selama 5 detik.
• Cakra ketujuh terletak di puncak kepala, dan biasa juga disebut sebagai cakra mahkota, sebagai pusat dari tubuh Ilahi. Bayangkan cahaya putih yang terang benderang turun ke dalam kepala melalui cakra mahkota. Cahaya ini memenuhi otak, pikiran, dan roh dengan energi spiritual dari Tuhan. Cahaya ini juga turun memenuhi tenggorokan sampai ke dada, memenuhi dada dan cakra jantung dengan energi spiritual yang tidak terbatas.

Pembersihan cakra dan mandi dengan air garam di atas juga dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Latihan ini dapat diajarkan kepada teman ataupun saudara yang lain, walaupun mereka tidak tertarik dengan Kundalini.

Seluruh bagian tubuh terhubung dengan ketujuh cakra melalui tulang punggung (Gambar 4). Penyakit mungkin timbul karena adanya bagian yang kurang berfungsi dengan balk yang secara eterik mungkin disebabkan oleh dua hal yaitu: hambatan atau kurangnya energi. Dengan membersihkan seluruh cakra utama, cakra-cakra akan mengeluarkan hambatan atau energi negatif dan menarik energi baru yang sehat. Inilah prinsip yang dipergunakan dalam pengobatan akupunktur.

Apabila latihan di atas dilakukan dengan sungguh-sungguh, dalam latihan pertama saja akan dapat dirasakan manfaatnya. Sudah tentu satu atau dua kali latihan saja tidak cukup untuk menyembuhkan penyakit atau masalah yang berat. Untuk masalah yang berat, latihan harus dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Setelah sembuh pun dianjurkan untuk tetap melakukan latihan ini agar tetap sehat. Makanan yang dimakan, lingkungan yang dikunjungi maupun emosi yang timbul sehari-hari tetap memungkinkan masuknya energi negatif ke dalam tubuh. Melakukan latihan ini secara rutin niscaya akan mencegah penyakit dan menjaga tubuh tetap sehat.

Persiapan-persiapan yang disebutkan di sini adalah persiapan minimum yang dianjurkan.

Apabila saat ini telah dilakukan latihan-latihan bela diri, yoga, prana, pernafasan prana, dan sebagainya, dianjurkan untuk
tetap melakukan latihan-latihan tersebut. Teknik-teknik yang dibahas tidak bertentangan dengan aliran yang mana pun. Dengan melakukan lebih lengkap, akan diperoleh hasil yang lebih balk.

Gambar 4: Hubungan organ tubuh pada tulang punggung



Walaupun teknik-teknik ini dikategorikan sebagai latihan persiapan, latihan harus tetap dilakukan walaupun Kundalini telah bangkit. Teknik-teknik ini amat praktis dan efektif untuk persiapan kebangkitan Kundalini dan proses pembersihan oleh Kundalini itu sendiri.


4. Makanan Sehat

Makanan mempunyai pengaruh yang cukup besar bagi seluruh tubuh. Dalam masa persiapan, sebaiknya anda makan lebih banyak sayuran dan menghindari makanan yang berlemak. Cukup banyak orang spiritual yang hanya makan sayuran semata. Walaupun hal ini bukan merupakan syarat mutlak, makan lebih sedikit daging khususnya yang berlemak, membuat seluruh lapisan tubuh menjadi lebih bersih.

Untuk daging sendiri, perlu diketahui bahwa daging dari beberapa binatang mempunyai energi yang lebih kotor secara eterik. Makan daging binatang tersebut cenderung membuat lapisan-lapisan tubuh menjadi lebih kotor. Urutan daging yang terjelek adalah:
• Babi, Belut, dan Ikan Lele
• Kambing
• Sapi
• Ayam/Bebek


5. Ulasan Persiapan dalam Cara Kuno

Kebutuhan akan latihan-latihan persiapan sebelum membangkitkan Kundalini dapat juga ditemui dalam buku-buku kuno. Salah satu buku kuno Garuda Purana mengatakan bahwa sebelum membangkitkan Kundalini harus dilakukan:
• Pembersihan enam cakra utama, yaitu Muladhara, Svadhisthana, Manipuraka, Anahatam, Vishuddhi, dan Ajna.
• Meditasi pada dewa-dewa pelindung masing-masing cakra tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar