Jumat, 26 Desember 2008

SUTRA PENYEMBUHAN WASIR (HEMORROID/AMBEIEN)

SUTRA PENYEMBUHAN WASIR (HEMORROID/AMBEIEN)

Demikianlah kudengar, pada suatu waktu Bhagavan dan lima ratus bhiksu di taman hutan bambu dekat kota Rajagrha. Banyak dari tubuh-tubuh biksu tersebut terkena penyakit bawasir. Tubuh mereka kurus dan lemah, terserang kesakitan dan penderitaan yang tak kunjung berhenti, dan mereka sangat kuatir dan jengkel siang dan malam.

Lalu Yang Arya Ananda, berhadapan dengan situasi tersebut, pergi menghadap kepada Sang Hyang Tathagata. Dia berlutut dan menyentuh telapak kaki Buddha dengan kepalanya dengan penuh hormat, lalu berdiri berhadapan.

Dia berkata kepada Sang Hyang Tathagata, “ Sekarang di kota Raja grha terdapat banyak bhiksu yang tubuhnya terserang penyakit Wasir (hemoroid/ambeien). Tubuh mereka kurus dan lemah, terserang kesakitan dan penderitaan yang tak kunjung berhenti, dan mereka sangat kuatir dan jengkel siang dan malam.

Sang Hyang Tathagata, “bagaimana menyembuhkan wabah Wasir (hemoroid/ambeien) ini?”. Buddha memberitahu Ananda. “Kamu harus mendengarkan Sutra Penyembuhan Wasir (hemoroid/ambeien) ini, dan memelihara perulangannya dengan baik sehingga dapat terekam dengan baik di ingatan sehingga kamu tidak akan melupakannya.

Sebagai tambahan kamu harus menyatakan dan menjelaskannya kepada yang lain. Lalu semua wabah Wasir (hemoroid/ambeien) akan termusnahkan, seperti wasir angin, wasir panas, wasir depresi, wasir trinity, wasir darah, wasir abdominal, wasir rongga hidung, wasir gigi, wasir lidah, wasir mata, wasir telinga, wasir kepala, wasir lengan, wasir punggung, wasir anus, dan wasir yang tumbuh dan terhubung pada seluruh tubuh, seperti wasir tumor akan mengering, jatuh, binasa, dan niscaya akan sembuh.

Untuk mendapatkan kesembuhan, semuanya harus mengulangi mantra yang ajaib berikut ini:”, dan Buddha memanjatkan mantra :
“Da Zhi Ta, E Lan Di Mi, Shi Li Pi, Shi Li Shi Li, Mo Jie Shi Zhi, San Po Ba Du Sha He.”
“Ananda, sebelah utara dari sini terdapat seorang Raja Salju Gunung, dan terdapat sebuah Pohon Sala, yang dinamakan “Sulit untuk diatasi”. Pada pohon itu terdapat 3 bunga; yang masih kuncup, yang telah mekar penuh, dan yang telah layu. Seperti bunga-bunga tersebut akan jatuh setelah layu, wasir yang diderita oleh para bhiksu-Ku akan jatuh seperti itu. Tidak ada pendarahan dan tidak ada nanah. Selamanya terbebas dari sakit dan penderitaan. Dan semuanya akan kering.

Lebih lanjut, siapa yang mengulang sutra ini akan mendapatkan kebijaksanaan untuk mengetahui masa lalunya dan mengingat kejadian-kejadian yang pada 7 kali kehidupannya yang terakhir, dan secara sempurna menyelesaikan pelatihan mantra.”

Buddha sekali lagi menjapakan mantra tersebut:
“Da Zhi Ta, E Lan Di Mi, Shi Li Pi, Shi Li Shi Li, Mo Jie Shi Zhi, San Po Ba Du Sha He.”

Sesudah Buddha selesai memproklamasikan sutra ini, Yang Arya Ananda dan semua yang hadir pada perkumpulan tersebut mengalami kegembiraan luar biasa, dan dengan penuh hormat menerima ajaran ini dan meneruskannya.
__________________
Negeri-Buddha yang satu terbuat dari tujuh permata, negeri-Buddha yang lain seluruhnya penuh dengan bunga teratai; negeri-Buddha yang satu seperti istana dewa Mahesvara, negeri-Buddha yang lain menyerupai cermin kristal, di mana berbagai negeri-buddha di sepuluh penjuru terpantulkan di sana.
(Amitayur Dyana Sutra)

Pranala Luar :
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Wasir, atau sering disebut ambeien (dalam bahasa Inggris Hemoroid) adalah penyakit pada anus dimana Sphinchter Ani atau bibir anus, mengalami pembengkakan yang terkadang disertai pendarahan. Dalam beberapa kasus, wasir atau ambeien disebabkan oleh kesalahan dalam melakukan gerakan pada olahraga tertentu misalnya pada olahraga angkat beban atau olahraga pernapasan, terlalu banyak duduk atau faktor genetika (keturunan).

Daftar isi
1 Gejala
2 Diagnosis
3 Pengobatan

Gejala
Wasir bisa mengeluarkan darah, terutama setelah buang air besar, sehingga tinja mengandung darah atau terdapat bercak darah di handuk/tisu kamar mandi. Darahnya bisa membuat air di kakus menjadi merah. Tetapi jumlah darah biasanya sedikit dan wasir jarang menyebabkan kehilangan darah yang berat atau anemia.

Wasir yang menonjol keluar mungkin harus dimasukkan kembali dengan tangan perlahan-lahan atau bisa juga masuk dengan sendirinya. Wasir dapat membengkak dan menjadi nyeri bila permukaannya terkena gesekan atau jika di dalamnya terbentuknya pembekuan darah.
Kadang wasir bisa mengeluarkan lendir dan menimbulkan perasaan bahwa masih ada isi rektum yang belum dikeluarkan. Gatal pada daerah anus (pruritus ani) bukan gejala dari wasir. Rasa gatal bisa terjadi karena sulit untuk menjaga kebersihan di daerah yang terasa nyeri ini.

Diagnosis
Diagnosis wasir yang membengkak dan terasa nyeri ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan di daerah anus dan rektum. Untuk keadaan yang lebih serius, misalnya tumor, bisa dibantu dengan pemeriksaan anoskopi dan sigmoidoskopi.

Pengobatan
Biasanya, wasir tidak membutuhkan pengobatan kecuali bila menyebabkan gejala. Obat pelunak tinja atau psilium bisa mengurangi sembelit dan peregangan yang menyertainya.

Suntikan skleroterapi diberikan kepada penderit wasir yang mengalami perdarahan. Dengan suntikan ini, vena digantikan oleh jaringan parut.

Wasir dalam yang besar dan tidak bereaksi terhadap suntikan skleroterapi, diikat dengan pita karet. Cara ini, disebut ligasi pita karet, meyebabkan wasir menjadi layu dan putus tanpa rasa sakit. Pengobatan ini dilakukan dengan selang waktu 2 minggu atau lebih. Mungkin diperlukan 3-6 kali pengobatan.

Wasir juga bisa dihancurkan dengan menggunakan laser (perusakan laser), sinar infra merah (fotokoagulasi infra merah) atau dengan arus listrik (elektrokoagulasi).

Pembedahan mungkin digunakan bila pengobatan lain gagal.

Bila wasir dengan bekuan darah menyebabkan nyeri, maka bisa diobati dengan cara:

duduk berendam dalam air hangat
mengoleskan salep obat bius lokal
pengompresan dengan kemiri.
Nyeri dan pembengkakan biasanya akan berkurang beberapa saat kemudian, dan bekuan menghilang setelah 4-6 minggu. Pilihan lainnya adalah memotong vena dan mengeluarkan bekuan, yang dengan segera akan mengurangi nyeri.

Menanggulangi Derita Wasir
Gizi.net - Wasir? Ah, itu sangat menyiksa. Begitu kata orang yang pernah menderita wasir. Karena itu, bagi Anda yang kebetulan tak menderita wasir, alangkah baiknya melakukan pencegahan agar tak sampai mengalami hal-hal yang menyiksa itu.

Namun sebelum itu, tak ada salahnya Anda pahami dulu sepintas seluk-beluk wasir. Seperti dijelaskan spesialis penyakit dalam dari RS Dr Sardjito/FKUGM, dokter Probosuseno SpPD, wasir (hemorrhoid) atau dikenal pula dengan sebutan ambeien adalah suatu pelebaran pembuluh darah balik (vena) pada anus/dubur, teraba seperti bola atau benjolan kecil yang dapat menimbulkan rasa nyeri, gatal, dan ketidaknyamanan. Para ahli membagi hemorrhoid menjadi dua macam:

* Hemorrhoid interna (wasir dalam).
Ini adalah wasir yang terjadi di atas (di dalam). Gejala yang paling sering muncul adalah perdarahan tanpa rasa sakit saat buang air besar dengan feses yang keras.
Wasir ini terbagi menjadi tiga derajat:
1. Derajat I (dini) : tidak menonjol melalui anus (dubur).
2. Derajat II : sudah menonjol dan dapat menonjol melewati dubur sesudah penderita buang air besar.
3. Derajat III : menonjol secara menetap.
Pada derajat I dan II, wasir interna masih dapat hilang secara spontan, tanpa operasi. Namun, penderita juga harus melakukan sejumlah hal untuk memperlancar proses penyembuhan ini. Caranya:
a. Menghirup udara bersih dalam-dalam sambil menarik masuk dubur sekuat-kuatnya (ke dalam), kemudian hembuskan napas pelan-pelan sambil mengendurkan dubur. Ulangi 10-25 kali, 2-3 kali sehari.
b. Lakukan gerakan jongkok pelan-pelan sebanyak 25 kali. Saat jongkok, keluarkan napas dan saat berdiri tarik napas dalam-dalam.
c. Makan sayur dan buah yang cukup banyak.
d. Kurangi konsumsi cabai dan makanan yang pedas-pedas.
e. Tidur cukup.
f. Jangan duduk terlalu lama.
g. Senam /olahraga yang cukup.
h. Mengonsumsi obat, berupa:
- pelancar buang air besar
- obat yang dimasukkan ke dalam dubur untuk mencegah infeksi.
- vitamin P misal: venasol, varemoid, essaven, dan lain-lain.
i. Jika gagal dengan semua cara di atas, atau wasir tahap III sebaiknya dioperasi.

* Hemorrhoid eksterna (wasir luar).
Ini adalah varises di bawah otot dan biasanya berhubungan dengan kulit. Hemorrhoid eksterna terbagi menjadi dua jenis yaitu:
1. Akut, berupa bengkak bulat kebiruan pada pinggir anus. Sering terasa sangat sakit dan gatal.
2. Kronis. Ini artinya hemorrhoid yang terjadi sejak lama.
Gejala hemorrhoid eksterna yang sering terjadi adalah ada benjolan di anus (dubur), kadang berdarah, buang air besar campur darah, terasa perih, nyeri, atau panas. Hati-hati jika terjadi perdarahan yang cukup banyak, sebab hal ini dapat menyebabkan anemia (kurang darah).

Penyebab

Apa sih penyebab wasir? Ternyata cukup banyak. Agar lebih jelas, simak yang berikut ini:
* Obstipasi (konstipasi/sembelit) yang menahun.
* Penyakit yang membuat penderita sering mengejan, misalnya: pembesaran prostat jinak ataupun kenker prostat, penyempitan saluran kemih, dan sering melahirkan anak.
* Penekanan kembali aliran darah vena, seperti pada kanker dubur, radang dubur, penyempitan dubur, kenaikan tekanan pembuluh darah porta (di dalam rongga perut), sakit lever jenis sirosis (mengkerut), lemah jantung, dan limpa bengkak.
* Bendungan pada rongga pinggul akibat tumor rahim, atau kehamilan.
* Banyak duduk.
* Mencret menahun.
* Peregangan. Ini misalnya terjadi pada seseorang yang suka melakukan hubungan seksual yang tidak lazim yaitu anogenital.

Lebih jauh Probosuseno menjelaskan, semua orang dapat terkena wasir. Namun yang paling sering adalah multipara (pernah melahirkan anak lebih dari sekali). Insidensinya sekitar 5-35 persen dari masyarakat umum dan terutama yang berusia lebih dari 25 tahun. ''Jarang yang terjadi di bawah usia 20 tahun kecuali wanita hamil,'' katanya.
Seperti halnya penyakit lain, wasir pun bisa menimbulkan komplikasi.
Komplikasi yang dapat terjadi pada penderita wasir adalah:
* Luka dengan tanda rasa sakit yang hebat sehingga si sakit takut mengejan dan takut berak. Karena itu, tinja makin keras dan makin memperberat luka di anus.
* Infeksi pada daerah luka tadi sampai terjadi nanah dan fistula (saluran tak normal) dari selaput lendir usus/anus.
* Perdarahan akibat luka, bahkan sampai terjadi anemia.
* Jepitan, benjolan keluar dari anus dan terjepit oleh otot lingkar dubur sehingga tidak bisa masuk lagi. Sehingga, tonjolan menjadi merah, makin sakit, dan besar. Dan jika tidak cepat-cepat ditangani dapat busuk.

Probosuseno juga memberi tips pada Anda seputar pencegahan wasir.
''Hindari sembelit,'' saran Probosuseno. Hanya itu? Tentu saja tidak. Jurus pencegahan yang lain adalah:
* Jangan sering duduk terlalu lama.
* Makan minum teratur dan banyak mengandung serat (jagung, umbi, katul, biji-bijian, buah, sayur).
* Olah raga teratur.
* Mengurangi/mencegah stres.


Mengenal Wasir dan Faktor Pemicunya

NUSADWIPA – Mereka yang menghabiskan waktu seharian dengan duduk lama harus waspada. Terlebih lagi kalau mereka ini hanya mengonsumsi sedikit air dan sayuran. Bukan apa-apa, kalangan inilah yang berpotensi besar terserang penyakit wasir atau ambeien.

Menurut Dr. Sutanto Gandakusuma, Ahli Bedah Rumah Sakit (RS) Husada, Jakarta, hampir 70 persen manusia dewasa mempunyai wasir, baik wasir dalam, wasir luar maupun keduanya. Namun tidak semua penderita wasir ini memerlukan pengobatan. Hanya sebagian kecil saja yang memerlukan pertolongan medis, yakni mereka yang mengeluhkan pendarahan, adanya tonjolan dan gatal-gatal.
”Penyebab wasir sebenarnya sederhana, yakni saat susah buang air dipaksakan mengeluarkan kotoran,” ujar Sutanto dalam sebuah seminar mengenai wasir di RS Husada, Jakarta, akhir pekan silam. Penyebab susah buang air ini adalah kurang minum, kurang makan serat, kurang olah raga atau banyak duduk dan mengangkat yang berat-berat.
Solusi penyakit ini sebenarnya cukup gampang, yakni mengubah pola hidup. Bagi mereka yang dalam profesinya banyak duduk seperti sekretaris atau supir disarankan melakukan gerakan-gerakan lain, bukan hanya duduk saja. Karena itu, menurut Sutanto, waktu istirahat alias coffe break sangat penting dimanfaatkan.

Prosedur Pengobatan
Namun kalau sudah telanjur terserang wasir, apa boleh buat, harus segera menjalani terapi yang diberikan ahli medis. Pada stadium wasir ringan, dokter akan memberi obat-obatan jenis phlebodinamic seperti ardium dan daflon atau memberi salep. Tujuannya tak lebih adalah melancarkan sirkulasi darah di daerah anus dan menghilangkan tonjolan, bengkak dan pendarahan.
Salep bertujuan mengurangi sakit, bengkak dan mencegah infeksi. Apabila kondisi tidak juga membaik maka disarankan kembali ke dokter. Menurut Sutanto, dengan ke dokter maka akan bisa dipastikan bahwa penyakit ini memang benar wasir, bukan penyakit yang lebih serius seperti kanker.
”Tidak semua pendarahan dari dubur adalah hemorhoid atau wasir,” jelas Dr. Lie Agustinus Dharmawan, Kepala bagian Bedah RS Husada dalam kesempatan serupa. ”Setiap pendarahan dari dubur harus ditanggapi serius.” Bisa saja pendarahan ini berasal dari saluran cerna seperti usus halus, usus besar, mulut, kerongkongan dan lain-lain. Bila pendarahan berasal dari sini maka bisa saja disebabkan oleh tukak lambung, kerusakan pembuluh darah, kanker dan sejenisnya.

Untuk memastikan adanya kelainan-kelainan ini perlu diadakan diagnosa, mengetahui riwayat penyakit, inspeksi serta penginderaan melalui endoskopi dan angiografi.

Setelah dipastikan bahwa seorang pasien memang menderita wasir maka dokter bisa mengambil tindakan seperti penyuntikan. Tindakan lain adalah ligasi atau pencekikan wasir dengan gelang karet.
Dengan dicekiknya wasir tersebut maka wasir akan mati dan rontok. Menurut Sutanto, tindakan ini tepat untuk wasir yang berada di dalam dan berukuran agak besar. Jika pasien atau dokter sama-sama bersedia melakukan prosedur operasi, maka bisa dilakukan operasi.
Baru-baru ini telah dikembangkan alat operasi baru yakni stapler yang dapat memotong dan menjahit sekaligus usus di atas wasirnya, sehingga wasir secara otomatis terangkat ke atas. Tindakan ini hanya untuk wasir dalam saja. Keuntungan pemakaian stapler adalah penderita sama sekali tidak merasakan nyeri.

Makanan Berserat
Walau bisa diatasi, tentu saja tidak seorang pun bersedia mengalami pelbagai tindakan ”mengerikan” seperti ini. Ada baiknya jauh-jauh hari, di saat kondisi masih normal, orang menghindari faktor penyebab wasir.
Sebenarnya, apa faktor terbesar dari pemicu wasir? Menurut Dr. Ekky M. Rahardja, Unit Gizi Medik instalasi Gizi RS Husada, wasir kerap dihubungkan dengan kelemahan bawaan dinding vena, penekanan oleh rahim selama kehamilan, dan terhambatnya aliran darah vena oleh kontraksi otot dinding rektum selama buang air besar.

Karena itu, mereka yang punya keluhan sulit buang air besar biasanya diikuti dengan gejala wasir. Solusi satu-satunya adalah mengubah pola makan dari rendah serat ke makanan kaya serat.

Serat makanan adalah substansi makanan berasal dari nabati yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan manusia. Substansi tersebut berasal dari dinding sel atau bagian lain.

Meski tidak tergolong sebagai zat gizi, makanan berserat merupakan komponen penting dalam makanan sehari-hari. Ini disebabkan serat bisa menjaga kesehatan gusi dan gigi, mengendalikan berat badan, mengendalikan kadar gula dan lemak darah, meningkatkan penyerapan kalsium dan memperlancar buang air besar. Yang terakhir ini paling erat hubungannya dengan wasir.

”Setelah sebagian besar zat gizi diserap usus halus maka residunya dipindahkan ke usus besar di mana terjadi proses fermentasi feses atau kotoran ke bagian distal,” jelas Ekky yang juga dosen Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara ini dalam kesempatan sama.

Pada kondisi kekurangan serat, massa feses menjadi terlalu sedikit untuk dapat didorong keluar oleh gerak peristaltik usus. Oleh karena itu makanan sehari-hari harus mengandung cukup serat disertai cukup minum. Konsumsi serat yang dianjurkan adalah sekitar 30-35 gram per hari.

Konsumsi serat sehari-hari dianggap cukup kalau seseorang sama sekali tidak menderita gangguan buang air besar. Aktivitas buang air besar yang normal adalah dilakukan sedikitnya sekali dalam sehari dan sama sekali tidak mengalami kesulitan apa-apa, yakni tanpa disertai rasa sakit.
Bagi pasien penderita wasir, perlu diberikan makanan serat ekstra. Konsumsi air minum sedikitnya dua liter atau delapan gelas dalam sehari. Ditambah menu makanan yang kaya serat seperti sereal dan umbi dari beras tumbuk, beras merah, ketan hitam, gandum, havermouth, jagung, ubi dan singkong. Sumber serat lain adalah kacang-kacangan, sayuran hijau, buah-buahan yang dimakan bersama kulitnya dan jelly atau agar-agar.

NusaDwipa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar